LORDLINE Refleksikan Tabiat Manusia dalam EP DISSATISFACTION
Band modern metal asal Lombok, LORDLINE, resmi mengumumkan perilisan EP terbaru mereka bertajuk DISSATISFACTION. Mengusung aliran modern metalcore, djent, dan […]
Band modern metal asal Lombok, LORDLINE, resmi mengumumkan perilisan EP terbaru mereka bertajuk DISSATISFACTION. Mengusung aliran modern metalcore, djent, dan […]
Blitzkrieg Operations memiliki potensi ikon acara kolektif yang mempertemukan seniman dan masyarakat NTB dalam upaya membangun skena seni yang lebih kuat, inklusif, dan beragam.
Dengan karya terbaru ini, Foreverclub mengajak pendengar meresapi kehangatan persahabatan dan kekuatan memori yang tak akan terlupakan.
Secara tematis, “Dukhon” mengisahkan akhir dunia, berakar dari kata “dukhan” yang berarti asap. Lagu ini merujuk pada salah satu tanda akhir zaman dalam mitologi, yakni munculnya asap besar sebagai salah satu dari sepuluh tanda kiamat.
Melalui lirik yang penuh emosi, lagu ini menangkap rasa sakit hati, kerinduan, dan harapan yang universal, memberikan ruang bagi pendengar untuk merasakan pengalaman serupa dalam hidup mereka.
“Flawed” memiliki suasana berbeda dari single sebelumnya, “Cherry.” Jika “Cherry” menawarkan komposisi yang lebih konvensional, “Flawed” justru lahir dari eksperimen musik yang digagas oleh Phyma. Lagu ini menghadirkan tabrakan berbagai instrumen yang menyublim menjadi sebuah permenungan sonik.
Acara ini tidak hanya mengupas tantangan yang dihadapi musisi lokal, tetapi juga memberikan pandangan tentang pentingnya strategi promosi yang tepat, kolaborasi, dan pengembangan identitas musik yang kuat. Semua ini diharapkan dapat membantu industri musik Lombok berkembang menjadi lebih profesional dan berkelanjutan di masa depan.
Kontroversi: Diss track yang diluncurkan oleh rapper Firza Ali, Eggie Ross, dan Mothajoe terhadap BAYWO dan G=Thunder karena remix “Team Tomodachi” versi Mataram dinilai buruk dan dianggap tidak melibatkan rapper Mataram lainnya. Ketidakpuasan ini menciptakan ketegangan dalam skena hip hop Lombok, di mana representasi dan kekompakan rapper lokal dipertanyakan, menimbulkan perdebatan di tengah tren remix nasional.
Kingsmaker, sebuah komunitas penggiat musik menghadirkan sebuah rangkaian perjalanan musik yang spesial bertajuk Aneka Safaria. Acara ini mengusung konsep “Bukan
Sepanjang jalan Senggigi tampak ramai dipadati kendaraan yang dikendarai oleh kaum laki-laki dan perempuan yang telah berdandan modis untuk menyaksikan