
Lagu yang Bikin Konten Lombok Terasa Lebih Hidup: “Lombok yang Ada Kamunya”
Single ini menjadi ruang refleksi sebuah tempat memperoleh maknanya bukan hanya dari keindahan alam, melainkan dari kenangan dan sosok yang menyertainya.
Halo warga kolom! pada laman ini kalian bisa mendapatkan informasi seputar musik dan mencari data mengenai ekologi musik di Pulau Lombok. Selamat berselancar
Next Event!
Playlist Pilihan Tim Konser Lombok

Single ini menjadi ruang refleksi sebuah tempat memperoleh maknanya bukan hanya dari keindahan alam, melainkan dari kenangan dan sosok yang menyertainya.

Para seniman Nusa Tenggara Barat (NTB) berhasil menggalang donasi sebesar Rp12.775.000 hanya dalam waktu tiga jam

Lagu “Tarian Penghancur Raya” karya .Feast merepresentasikan kegelisahan dan amarah terhadap kerusakan yang terus dinormalisasi. Lagu ini tidak berhenti sebagai ekspresi artistik semata, melainkan

Dirilis tepat saat momentum peralihan tahun, Tapaq Tilas sekaligus menjadi tanda lahirnya suara baru dalam lanskap musik dan teater Indonesia — suara yang jujur, personal, dan berani merentangkan narasi batin melalui nada.

Secara keseluruhan, Neon Sins & City Grins memperlihatkan dua wajah manusia modern. Di satu sisi, ada kemarahan, sinisme, dan kelelahan yang lahir dari kota yang menjual mimpi palsu.

“Kami berharap lagu-lagu kami bisa jadi bahan perenungan—tentang hidup, tentang kondisi sosial. Silakan dinikmati musiknya, liriknya, atau salah satunya,” pesan mereka kepada pendengar baru

“Kami berharap bisa menjadi band wanita di Lombok yang terus melahirkan karya dan tetap terlihat, seperti bintang dan senja,” ujar mereka.

MURPEJI SESSION menegaskan sikap Klegoth yang memadukan musik dengan kesadaran ekologis. Tiga trek yang direkam di Murpeji menjadi perayaan alam sekaligus kegelisahan atas kerusakannya, serta penegasan bahwa musik lahir dari alam dan karenanya menuntut tanggung jawab untuk menjaganya.

Dari gerakan kecil itulah kurator mulai memperhatikan: melihat siapa yang benar-benar bekerja, siapa yang konsisten, siapa yang tidak berhenti berkarya. Dari sana nama-nama itu naik ke permukaan: Lock Block, Dipsy Do, Konser Lombok.