“Tak Segampang Itu, Nona”: Wajah Baru Ranger Hijaw yang Lebih Gembira dan Genit
Nuansa “gembira nan centil” menjadi fondasi utama dalam penggarapan lagu ini.
Nuansa “gembira nan centil” menjadi fondasi utama dalam penggarapan lagu ini.
“Nikmati Syukuri” lahir dari keresahan atas berbagai bencana alam yang terjadi di Indonesia, khususnya banjir bandang di wilayah Aceh, Sumatera, dan Sulawesi.
mereka tengah mempersiapkan beberapa lagu lain yang akan dirilis dalam waktu dekat. Mereka berharap karya-karya yang dihadirkan dapat diterima masyarakat luas, khususnya penikmat musik di Lombok dan sekitarnya.
Lavie mengungkapkan bahwa lagu tersebut lahir dari pengalaman personal yang cukup kompleks
Secara musikal, Unbreak memadukan aransemen melodic hardcore yang intens dengan atmosfer emosional yang kuat, menciptakan energi yang terasa mentah namun tetap relevan dengan dinamika musik keras modern.
HUMA kini memulai babak baru dengan identitas yang lebih matang dan arah musikal yang semakin terdefinisi.
Melalui Tanpa Nama, Nusaria tidak hanya menghadirkan sebuah video musik, tetapi juga memperlihatkan bahwa kerja kolektif yang sehat masih hidup dan relevan, khususnya di Mataram
Judul Sisa Mabuk Semalam sendiri dipilih karena kedekatannya dengan realitas keseharian mereka. “Karena begitu dekat dengan kegiatan kami, malam selalu punya cerita seru,” ujarnya dengan nada santai.
Duo musisi asal Lombok, Yuga Anggana dan Sangga Boemi, resmi memperkenalkan proyek musik terbaru mereka, Nusaria, lewat single perdana berjudul “Tanpa Nama” yang dirilis hari ini, 8 Maret 2026, di berbagai platform musik digital.
Lagu ini menjadi penanda penting, sekaligus penawar rindu akan kawasan wisata legendaris yang pernah menjadi ikon pariwisata Pulau Lombok.