Seni untuk Kemanusiaan: “ARTUNITY” Satukan Seniman NTB Galang Dana untuk Sumatera dan Aceh
Para seniman Nusa Tenggara Barat (NTB) berhasil menggalang donasi sebesar Rp12.775.000 hanya dalam waktu tiga jam
Para seniman Nusa Tenggara Barat (NTB) berhasil menggalang donasi sebesar Rp12.775.000 hanya dalam waktu tiga jam
Dirilis tepat saat momentum peralihan tahun, Tapaq Tilas sekaligus menjadi tanda lahirnya suara baru dalam lanskap musik dan teater Indonesia — suara yang jujur, personal, dan berani merentangkan narasi batin melalui nada.
“Kami berharap lagu-lagu kami bisa jadi bahan perenungan—tentang hidup, tentang kondisi sosial. Silakan dinikmati musiknya, liriknya, atau salah satunya,” pesan mereka kepada pendengar baru
“Kami berharap bisa menjadi band wanita di Lombok yang terus melahirkan karya dan tetap terlihat, seperti bintang dan senja,” ujar mereka.
“Nabila” terinspirasi dari pengalaman mengamati sesuatu yang tampak rusak, tetapi enggan untuk diperbaiki, meski hanya butuh perhatian kecil untuk membuatnya kembali utuh.
Duo musik asal Labuan Bajo, Bunyi Waktu Luang, mencatatkan dua penampilan penting di Lombok dalam rangkaian tur mereka melintasi timur Nusantara tahun ini.
Kehadiran Dipsy Do di Soundrenaline 2025 menjadi babak baru bagi band asal Mataram ini, sekaligus penanda bahwa dinamika musik independen di Lombok terus bergerak dan kian mendapat ruang di panggung nasional.
Bagi saya, Senggigi Sunset Jazz bukan sekadar “event pariwisata.” Ia adalah ruang kebahagiaan publik
Kisah Lock Block dan Konser Lombok di Soundrenaline 2025 menjadi potret nyata bagaimana skena musik daerah bisa menembus panggung nasional melalui kerja kolektif dan semangat saling dukung.
Senggigi Sunset Jazz tahun ini membuktikan bahwa musik bukan sekadar hiburan, tapi ruang perjumpaan. Di antara panas lampu panggung dan sejuk angin laut, generasi berbeda, bahasa berbeda, dan selera berbeda menyatu di satu harmoni yang sama.