Ladies First Lepas “Bintang & Senja”, Penanda Kembalinya Band Perempuan Lombok dengan Energi Baru

Mataram — Band perempuan asal Lombok, Ladies First, menutup tahun 2025 dengan kabar gembira. Pada 19 Desember 2025, mereka resmi merilis single terbaru berjudul “Bintang & Senja”, sebuah lagu yang bukan hanya menandai kembalinya mereka ke jalur rilisan, tetapi juga menjadi refleksi perjalanan, harapan, dan pendewasaan musikal band ini.

Dalam wawancara bersama para personelnya, Ladies First menjelaskan bahwa “Bintang & Senja” dimaknai sebagai simbol perjalanan panjang yang mereka lalui. Bintang merepresentasikan mimpi dan tujuan, sementara senja adalah fase proses—saat lelah, ragu, namun tetap menyimpan keindahan. Lagu ini lahir dari pengalaman personal para personel yang pernah berada di titik diam, tetapi memilih untuk terus melangkah dan percaya pada mimpi.

“Kami berharap bisa menjadi band wanita di Lombok yang terus melahirkan karya dan tetap terlihat, seperti bintang dan senja,” ujar mereka.

Secara musikal, lagu ini menghadirkan nuansa yang lebih ceria dan enerjik dibandingkan beberapa rilisan sebelumnya yang cenderung santai. Tempo cepat dan mood cerah dalam “Bintang & Senja” tercipta melalui proses jamming yang berjalan natural. Ladies First sejak awal memang ingin menghadirkan lagu yang ringan didengar, namun tetap membawa pesan motivasi.

Keputusan untuk menghadirkan warna baru ini juga menjadi bagian dari upaya inovasi internal band. Setelah beberapa karya bernuansa lembut, mereka merasa perlu membuka lembaran baru dan menghadirkan insight segar dalam perjalanan musikal Ladies First.

Dalam diskografi mereka, “Bintang & Senja” menempati posisi penting sebagai fase pendewasaan. Aransemen terdengar lebih rapi dan matang, sementara liriknya terasa lebih jujur dan reflektif. Meski demikian, karakter ceria yang selama ini menjadi identitas Ladies First tetap dipertahankan.

Proses kreatif menuju rilis lagu ini tidak terjadi secara instan. Masa jeda yang sempat mereka alami justru dimanfaatkan sebagai ruang refleksi dan evaluasi. Para personel menata ulang visi bermusik, memperkuat ikatan, dan menyamakan kembali arah perjalanan band. Dalam konteks ini, “Bintang & Senja” hadir sebagai penanda bahwa Ladies First tidak berhenti, melainkan sedang bersiap melangkah lebih matang.

Tantangan terbesar dalam produksi lagu ini datang dari upaya menyatukan waktu dan pikiran seluruh personel. Aktivitas masing-masing anggota membuat proses penjadwalan menjadi cukup panjang. Namun, di balik tantangan tersebut, banyak ide spontan bermunculan, bahkan mendorong penambahan aransemen di beberapa bagian lagu. Proses yang tidak mudah ini justru memperkaya karakter “Bintang & Senja” dan memperkuat rasa kebersamaan mereka sebagai band.

Penggarapan lagu dilakukan secara kolaboratif. Mulai dari penulisan lirik, aransemen, hingga konsep, seluruh personel terlibat aktif agar benar-benar “masuk” ke dalam musik yang mereka mainkan. Ide awal lahir dari diskusi dan pengalaman bersama, kemudian dikembangkan melalui latihan dan aransemen kolektif, dengan tiap personel memberi warna sesuai karakter masing-masing.

Melalui “Bintang & Senja”, Ladies First menyampaikan pesan sederhana namun kuat: jangan biarkan mimpi mati hanya karena keraguan. Setiap orang pasti punya titik jenuh, tetapi yang membedakan adalah keberanian untuk tetap melangkah.

“Selama kita konsisten dan percaya, mimpi itu akan terus menyala, bahkan saat ragu,” tutup mereka.

Dengan rilisan ini, Ladies First kembali menegaskan eksistensinya di skena musik Lombok, sekaligus membuka babak baru perjalanan mereka sebagai band perempuan yang terus bertumbuh, berani bermimpi, dan tetap melangkah.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top