Humming Town Telah Kembali dengan “Nabila” yang Renyah dan Lugu

Humming Town, kelompok musik indie pop asal Lombok, baru saja merilis single terbaru, “Nabila”, secara digital. Single berdurasi hampir empat menit ini menyuguhkan nuansa retro melalui pilihan sound gitar yang renyah, berpadu dengan karakter vokal sang vokalis yang terkesan “lugu”. Kesan lugu itu juga tersemat pada judul dan sampul single ini. Nabila, nama yang biasanya diberikan kepada anak perempuan serta objek-objek seperti mainan anak-anak pada sampul, semakin memperkuat kesan lugu tersebut.

“Nabila” terinspirasi dari pengalaman mengamati sesuatu yang tampak rusak, tetapi enggan untuk diperbaiki, meski hanya butuh perhatian kecil untuk membuatnya kembali utuh. Melalui lirik yang ringan, Humming Town mengajak para pendengar untuk mengurai momen sederhana yang membekas dalam hidup dan memaknainya lebih dalam.

“Lagu ini kami buat dengan penuh rasa dan kejujuran. Kami berharap pendengar bisa merasakan emosi yang sama seperti saat kami menciptakannya,” ujar Mutia, sang vokalis.

artwork Nabila dari Humming Town

Sejak didirikan pada tahun 2017, Humming Town yang beranggotakan Mutia (vokal), Fikri (gitar), Dini (gitar dan vokal), Yogi (drum) dan Donbotz (bass), telah menerbitkan sejumlah karya berupa single, EP, dan album. “Nabila” menandai kembalinya Humming Town setelah sekian lama menahan langkah mereka untuk melanjutkan perjalanannya di skena musik. “Kami sangat bersemangat dengan perjalanan baru ini. ‘Nabila’ adalah pembuka dari apa yang akan kami hadirkan selanjutnya,” tambah Fikri.  

Pada proses produksi single ini, LL. Ardian Anggriawan berperan sebagai produser, sekaligus teknisi rekaman, mixing, dan mastering di NARASVARA Studio, Mutia berperan sebagai penulis lagu, Fikri dan LL. Ardian Anggriawan berperan sebagai penata musik.

Email: townhumming@gmail.com  

Instagram: @hummingtown  

YouTube: Humming Town Music

14 komentar untuk “Humming Town Telah Kembali dengan “Nabila” yang Renyah dan Lugu”

  1. terimkasih atas supportnya teman2 semua, terimakasih juga buat “konser lombok” sudah menjadi wadah yg sangat baik di skena permusikan lombok.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top