11 Juli 2025 – Musisi solois asal Mataram tawarkan sentuhan rock yang lebih matang dan ringan
Mataram — Musisi solois asal Kota Mataram, Sidzia Madvox, kembali menyapa para pendengarnya lewat rilisan terbaru berupa mini album ke-15 yang bertajuk “Ganti Oli”. Rilisan ini menandai kelanjutan konsistensi Sidzia dalam menciptakan karya musik lintas genre dengan benang merah kuat pada unsur rock dan lirikal keseharian.
Sidzia Madvox, yang memiliki nama lengkap Putu Eka Sidestrya Yudhistira, dikenal sebagai musisi independen dengan produktivitas tinggi. Dalam pernyataannya, ia menyebut mini album “Ganti Oli” terasa berbeda dibandingkan rilisan-rilisan sebelumnya.
“Kalau yang dulu-dulu bisa dibilang kotor dan mentah, yang ini boleh dikatakan agak lumayanlah,” ungkapnya santai.

Mini album ini memuat empat lagu, yaitu Surabaya, Gara-gara Kulit Ayam, Masuk Angin, dan Rayakan Kesedihan. Semua lagu masih ditulis dan diciptakan sendiri oleh Sidzia, dengan gaya lirik yang membumi dan mudah dicerna, menjadikan album ini terdengar ringan, easy listening, namun tetap memiliki karakter musikal yang khas.

Untuk urusan produksi, Sidzia menggandeng Tony Pratama, gitaris dari band D’Jempol, sebagai produser sekaligus penata musik. Proses pengerjaan album ini memakan waktu sekitar dua bulan, dan digarap secara serius namun tetap menjaga nuansa spontanitas khas Sidzia.
Album “Ganti Oli” dirilis di bawah naungan Rocksistence Records, label rekaman yang selama ini mendukung karya-karya Sidzia Madvox. Album ini tersedia dalam format CD fisik, dan juga dapat dinikmati di berbagai platform digital streaming musik.
Sebagai musisi asal Mataram yang telah menghasilkan lebih dari 15 mini album, Sidzia Madvox menunjukkan bahwa semangat berkarya bisa tetap hidup di tengah keterbatasan industri daerah. “Ganti Oli” bukan sekadar judul nyeleneh, melainkan simbol dari peremajaan semangat, penyegaran gaya, dan keberanian untuk tetap berbeda.