Nusaria Debut dengan “Tanpa Nama”, Proyek Baru Yuga Anggana dan Sangga Boemi

Duo musisi asal Lombok, Yuga Anggana dan Sangga Boemi, resmi memperkenalkan proyek musik terbaru mereka, Nusaria, lewat single perdana berjudul “Tanpa Nama” yang dirilis hari ini, 8 Maret 2026, di berbagai platform musik digital.

Artwork Tanpa Nama dari Nusaria

Nusaria menjadi sisi lain dari perjalanan musikal Yuga dan Sangga. Jika sebelumnya Yuga dikenal melalui band Dipsy Do dan Sangga lewat bersama Tunggang Gunung, kali ini keduanya sepakat membuka ruang baru yang lebih personal melalui Nusaria.

Menariknya, proyek ini tergolong sangat baru. Yuga dan Sangga baru menyepakati pembentukan Nusaria pada Februari 2026, namun langsung bergerak cepat dengan merilis single perdana mereka hanya berselang beberapa minggu setelahnya.

Nusaria hadir dengan warna indie pop retro, memadukan nuansa musik era 70-an dengan cerita yang sangat relevan dengan generasi sekarang. Hal itu terasa jelas dalam lagu “Tanpa Nama”, yang mengangkat tema hubungan tanpa kepastian atau yang kerap disebut situationship.

Lagu ini ditulis oleh Yuga pada awal 2026. Dalam proses produksinya, Yuga juga memainkan seluruh instrumen, sementara Sangga mengisi vokal yang memberi karakter emosional kuat pada lagu tersebut. Proses rekaman dilakukan melalui ruang produksi milik Yuga, Barline Audiolab.

Yuga Anggana (kiri) dan Sangga Boemi (kanan) menyatukan ekspresi mereka dalam Nusaria (dok. pribadi 2026)

Bagi Yuga, Nusaria menjadi ruang eksplorasi yang berbeda dari proyek musiknya selama ini. Ia sejak lama tertarik mencoba menempatkan karakter vokal Sangga dalam lanskap musik yang lebih retro.

Sementara bagi Sangga, proyek ini menjadi kesempatan untuk keluar dari zona nyaman musikalnya yang selama ini lebih dekat dengan rock.

Pemilihan tanggal rilis 8 Maret 2026 juga bukan tanpa alasan. Nusaria sengaja merilis “Tanpa Nama” bertepatan dengan International Women’s Day, sebagai refleksi bahwa lagu ini juga berbicara tentang keberanian—terutama bagi perempuan—untuk tidak bertahan dalam hubungan yang tidak memberi kejelasan.

Meski baru memulai langkahnya, Nusaria sudah menyiapkan rencana jangka panjang. Duo ini berencana merilis beberapa single secara bertahap yang nantinya akan dirangkai menjadi sebuah album penuh. Lewat Nusaria, Yuga dan Sangga ingin menjalani musik dengan cara yang lebih santai dan jujur. Tanpa tekanan besar, tanpa target yang terlalu ambisius—hanya lagu-lagu yang lahir dari cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top